Lewati ke isi

Kata Pengantar

Dari Penerjemah

Saya bukan ahli AI. Saya pemula yang sedang serius belajar — sebentar lagi masuk bootcamp Generative AI Dicoding, dan setiap hari saya pakai LLM (ChatGPT, Claude, Gemini) untuk membantu belajar.

Yang saya sadari: hasil dari AI tergantung 80% dari prompt-ku, bukan dari modelnya. Dua orang bisa pakai ChatGPT yang sama persis — satu dapat jawaban biasa-biasa, satu dapat jawaban yang sangat membantu. Bedanya cuma di cara bertanya.

Itulah prompt engineering: keterampilan mendesain pertanyaan ke AI supaya dapat jawaban yang benar-benar berguna. Ini skill baru yang penting di era AI, dan ironisnya — sumber belajarnya hampir semua dalam Bahasa Inggris.

Learn Prompting adalah salah satu kursus open-source terbaik tentang topik ini. Lisensinya Apache 2.0 — boleh diterjemahkan dan didistribusikan ulang dengan atribusi.

Saya pikir, kalau buku ini ada dalam Bahasa Indonesia, akan banyak orang yang bisa lebih efektif pakai AI: penulis yang prompt-nya jadi lebih tajam, pekerja kantoran yang otomatisasi-nya jadi reliable, mahasiswa yang riset-nya jadi lebih cepat. Itulah motivasi project ini.

Kalau kamu nemu typo, kalimat janggal, atau merasa ada penjelasan yang bisa lebih baik — buka issue atau pull request di GitHub. Setiap kontribusi membuat buku ini lebih baik untuk pembaca berikutnya.

Yazid Akbar (@masifangue)

Tentang Project Ini

Buku ini adalah terjemahan dan adaptasi dari Learn Prompting ke Bahasa Indonesia.

Karya asli: learnprompting.org oleh Sander Schulhoff dan kontributor open-source. Dilisensikan Apache 2.0.